Wednesday, 15 July 2020

Semangat para Guru dan Siswa DiAceh Singkil Memasuki New normal Belajar tatap muka dan BDR saat Pandemi covid-19

sekolah SMP diaceh resmi buka dan tatap muka memperhatikan protokol kesehatan pada masa pandemi covid-19 


Kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia resmi merilis jadwal pembelajaran tatap muka masa menuju new normal saat ini. 

Dimulai tanggal 13 Juli 2020

Adapun sekolah yang bisa melakukan Tatap muka guru dengan siswa-siswinya,  daerah Provinsi maupun Kabupaten dan Kota yang berada pada zona Hijau yg tdk ada kasus covid 19. 

Itupun sekolah yg mulai aktif kembali pada tanggal 13 juli 2020 ini dimana hanya pada jenjang tingkat SMA. SMK dan SMP sederajat, dengan Memperhatikan protokol kesehatan yang telah diteteapkan oleh tim gugus pusat dan daerah yang menangani covid-19.

Sedangkan untuk Sekolahntingkat SD dan Paud Tk (taman kanak-kanak) saat ini pemerintah melalui pendidikan masih tetap belajar dirumah (BDR) belajar jarak jauh dengan siswa dan guru.  

Guru melakukan penyusunan Tugas dr materi pembelajaran yg nantinya dibagikan kpd siswa - siswi yang belajar langsung dirumah dgn bimbingan orang tua. 

Melihat dari daerah kami. Aceh. Aceh singkil pada umumnya banyak orang tua wali. Murid menginginkan pembelajaran tatap muka langsung.  Dikarenakan pada masa andemi covid-19 saat ini dan memasuki. 

New normal ada kkhawatiran orang tua. Sudah hampir 4 bulan lebih anak2nya yang belum bisa kesekolah karena pandemi covid-19.

Meskipun memasuki new normal.  Pasti tentunya kementetian pendidiman dan pemerintah daerah tentu memiliki pertimbanga. Lain karena diace sendiri yang mengizinkan  siswa -siswi belajar tatap muka langsung disekolah memasuki new normal dengan mempertimbanggkan protolol kesehatan. 

Ada dua daerah baru dpt izin bupati walikotanya yaitu : pemko subulussalam dan Simeulue. Dua daerah ini melaksananakn PBM tatap muka bagi sekolah Tk SMA. SMP dan SD PAUD. 

Sebagai guru tentunya kita juga merasakan saat ini segala aktifitas merasa terbatasi akibat dari pendemi ini. 
Tapi sebagai guru profesional yang ilhlas harus menumbuhkan semangat dan terus memberikan warna baru bagi siswa siswinya untuk belajar bersama. Lagi walaupun melalui BDR door to door.  
Mencerdaskan anak-anak kelak. 

Merekalah yg akan melanjutkan estapet kepemimpinan dan disiplin ilmunnya. Mereka miliki dari bapak/ibu gurunya untuk menjaga dan meapliksikan kemampuanya bagi bangsa dan negaranya. 

Kita sadar akan profesi seorang guru memiliki peran sangat strategis untuk membamgun karakter anak-anak didiknya menjadi berakhlakul karimah.

Jadi walaupun pada masa pandemi saat ini.  Tidak ada kata atau. Alasan lagi agar tetap melanjutkan tugas sebagai seorang pendidik. Untuk. Membagikan ilmu kepada anak-anak didiknya. 

Pada saat ini dengan. KemJuan teknologi yg terbaruka.  Guru seharusnya tidak ada lagi yang ketinggalan informasi.  

Menggukan hp android dapat mengunduh bahan ajar dan cara merancang pembelajaran yg efektif dan terarah kepada siswanya. 

Kita bisa ambil contoh
Pembelajaran praktek Langsung :

Penjelasan sederhana ini saya dapatkan pada saat Rapat kerja digedung kesenian yang diadakan Dinas pendidikan kebudayan Aceh Singkil. 

Pada sesi itu Kepala dinas pendidikan bapak Khalilullah. S. Pd menjelaskan singkat,padat dan terarah.

Ia mengungkapkan dan menjelaskan secara gamblang konsep sederhana belajar bersama siswa pada masa pandemi ini. 

Ia mengambil contoh:

"Belajar Membuat bakwan"

Kenapa tema ini cocok menurut penulis, selain gurih buat siswa juga lebih simpel dan bisa dipraktekkan kepada siswa siswi JUGA tentunya kpd orang tua dirumah tidak begitu sulit dan. Mendapatkan banyak tugas kepada anak nya saat menyelesaikan atau. Membimbing mereka saat belajar dirumah. 

Kita ambil contoh sederhana siswa MengEkplorasi dengan tema pembuatan bakwan, kita rancang dalam. Pembelajaran tematik kurikulum K13 Atau Satuan tingkat pendidikan pedoman disekolah. 
Dalam.

Pembuatan bakwan kita bisa menjelaskan kpd siswa dalam membuat jajanan enak dan gurih ini apa apa saja yang dibutuhkan dalam. Membuat bakwan yang kita susun dengan baris paragraf (PBI) 

Membuat bakwan tentu Menghitung berapa kilo yg dibutuhkan tepung untuk Membuat jumlah  banyaknya bakwan dimasak.(mtk).

Bakwan tentunya enak bila disajikan masih dengan hangat setelah dimasak. Kita bisa. Menanyakan kpd siswa Berapa jumlah. 
Kalori saat kita memkan bakwan yangbterbuat dari olahan tepung sayur-sayuran dan bumbundapur yg kita dapatkan dari kebun alam sekitar kita (IPA) 

  Nah untuk mengingatkan dan membuat siswa siswi berfikir dg kemampuan dimilikinya. 

Disini. Penulis hanya menekankan kpd pribadi dan guru-guru semua untuk mengisi waktu lowong pada masa pandemi ini. 

Pada masa pandemi covid-19 ini para bapak dan ibu guru baiknya dirumah memanfaatkan telnologi alat komunikasi untuk media belajar. 

Selain itu terus memperbaharui informasi dan kemampuan yang dimiliki agar bisa berbagi ilmu kpd anak2 didik.karena mereka juga merindukan sang gurunya larena lama. Tidak jumpa seperti. Belajar pada masa sebelum ada pandemi covid.

Sekian artikel singkat ini semoga bermanfaat buat pembaca. 

No comments:

Post a comment