Monday, 8 June 2020

Orang Tua bisa Lega, Presiden Jokowi Tunda Anak-anak Untuk Masuk Sekolah

Presiden Joko widodo bersalaman bersama siswa-siswi Sekolah Dasar


Pada Masa Pandemi Covid -19 ini, sekolah masih ada yang belum buka diwilayah zona merah atau zona Pandemi covid-19.


Namun Pada Minggu lalu Presiden Jokowidodo sudah memberikan Arahan terbaru di Sektor Pendidikan di era menuju New Normal.


Jokowi menginformasikan bahwa sekolah ditunda untuk sementara. Menko PMK Muhajir Efendi akan membahas khusus bersama Menteri pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, menjadwalkan kembali untuk anak-anak bisa bersekolah.


Menteri PMK,, Prof. Muhajir Efendi menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi agar benar-benar menggodok secara matang untuk penerapan New Normal di Lingkup Semua sekolah.
Hal ini disampaikan Oleh Muhajir Efendi ketika Live #KompasTV 25 Mei 2020.


Menteri PMK mengutarakan kepada semua masyarakat dan awak media. Jokowi tidak mau menerapkan untuk masuk sekolah ataupun New Normal secara Grasa -grusu. 


Ia menyebutkan untuk Penerapan New Normal disekolah-sekolah masih sangat berisiko apalagi yang dihadapi semua anak-anak disekolah,, berisiko nantinya bila dilaksanakan masuk sekolah dalam waktu dekat.

Karena Menurutnya Protokol Keselamatan disekolah berbeda dengan prokokol keselamatan Umum Lainya.

" Resikonya terlalu besar untuk anak-anak apalagi disekolah sektor Pendidikan".

Maka dari itu untuk tidak terburu-buru anak-anak masuk sekolah dan belajar disekolah masih terus dikaji bersama menteri Pendidikan demi untuk keselamatan untuk kita semua. pintanya.


Apabila dilihat dan mengacu pada kalender Pendidikan bahwasanya Tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada tanggal 13 Juli 2020 bagi semua sekoah.


Dirinya tidak ingin, justru sekolah menjadi klaster baru bagi penyebaran Covid-19. karena kita melihat setelah diberlakukanya New Normal, daerah-daerah sudah memiliki kriteria zona pada masing-masing pandemi Covid-19. 


Pada daerah Zona merah atau Hijau tentunya mereka  atau Instansi Pendidikan menginginkan sekolah dibuka, tapi kita mesti melihat pandemi covid-19 sampai saat ini menjadi PR kita bersama untuk betul-betul melakukan pencegahan dan menghindari agar kita tidak terkena dampak dari virus sangat berbahaya ini. 

Selain berdampak Buruk nantinya bagi masyarakat dan Juga Khususnya siswa. Pemerintah juga akan mendapatkan sorotan Buruk.

" Ia menambahkan, jika nanti grasa grusu salah kelola maka nantinya akan menjadi klaster baru, atau membahayakan karena ini menyangkut dengan anak-anak" pungkasnya.


Sumber ( Tribun.news)
http://www.belajardirumah.org


No comments:

Post a comment